Minggu, 06 Maret 2016

Hakim Cium Tangan Terdakwa, Sebuah Pelajaran Berharga dari Jordania


By Muchlisin BK -  February 26, 2016 0 3938

Pengadilan di negara Arab (emaratalyoum.com)
Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa.

Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, sang hakim mengatakan, “Inilah hukuman yang kuberikan kepadamu, Guru.”

Rupanya, terdakwa itu adalah gurunya sewaktu SD dan hingga kini ia masih mengajar SD. Ia menjadi terdakwa setelah dilaporkan oleh salah seorang wali murid, gara-gara ia memukul salah seorang siswanya. Ia tak lagi mengenali muridnya itu, namun sang hakim tahu persis bahwa pria tua yang duduk di kursi pesakitan itu adalah gurunya.

Hakim yang dulu menjadi murid dari guru tersebut mengerti benar, pukulan dari guru itu bukanlah kekerasan. Pukulan itu tidak menyebabkan sakit dan tidak melukai. Hanya sebuah pukulan ringan untuk membuat murid-murid mengerti akhlak dan menjadi lebih disiplin. Pukulan seperti itulah yang mengantarnya menjadi hakim seperti sekarang.

Peristiwa yang terjadi di Jordania pada pekan lalu dan dimuat di salah satu surat kabar Malaysia ini sesungguhnya merupakan pelajaran berharga bagi kita semua sebagai orangtua. Meskipun kita tidak tahu persis kejadiannya secara detil, tetapi ada hikmah yang bisa kita petik bersama.

Dulu, saat kita “nakal” atau tidak disiplin, guru biasa menghukum kita. Bahkan mungkin pernah memukul kita. Saat kita mengadu kepada orangtua, mereka lalu menasehati agar kita berubah. Hampir tidak ada orangtua yang menyalahkan guru karena mereka percaya, itu adalah bagian dari proses pendidikan yang harus kita jalani.

Buahnya, kita menjadi mengerti sopan santun, memahami adab, menjadi lebih disiplin. Kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang hormat kepada guru dan orangtua.

Lalu saat kita menjadi orangtua di zaman sekarang… tak sedikit berita orangtua melaporkan guru karena telah mencubit atau menghukum anaknya di sekolah. Hingga menjadi sebuah fenomena, seperti dirilis di Kabar Sumatera, guru-guru terkesan membiarkan siswanya. Fungsi mereka tinggal mengajar saja; menyampaikan pelajaran, selesai.

Bukannya tidak mau mendidik muridnya lebih baik, mereka takut dilaporkan oleh walimurid seperti yang dialami teman-temannya. Sudah beberapa guru di Sumatera Selatan dilaporkan walimurid hingga harus berurusan dengan polisi.

Semoga tulisan ini, bagi kita para orangtua atau walimurid, bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan guru. Kita bersinergi untuk menyiapkan generasi masa depan. Bukan hubungan atas dasar transaksi yang rentan lapor-melaporkan.

Sabtu, 05 Maret 2016

Support Website Dakwah Gratis

Mohon bantuannya untuk dishare...
============================
Kami dari Komunitas ITSD (IT Support Dakwah) memiliki program untuk membantu pembuatan ataupun support kebutuhan seputar website untuk sekolah, pesantren, pengelola web dakwah, lembaga dakwah ataupun lembaga sosial secara GRATIS

Kategori yang kami fokuskan untuk penyaluran donasi dan bantuan adalah:
1. GRATIS Pembuatan website
2. GRATIS Pembelian web template/themes premium apapun
3. GRATIS Pembelian plugins premium pendukung website
4. GRATIS Pembelian Hosting
5. GRATIS Pembelian domain
dll

Persyaratannya
1. Pihak yang mengajukan memiliki kegiatan dakwah sunnah
2. Memiliki orang yang akan mengelola web nya
3. Mengirimkan permohonan berisikan penjelasan yang dibutuhkan ke email admin@itsd.or.id

informasi lebih lanjut bisa SMS/TelpWA/TG 087788 567782

PERLU DIKETAHUI ORANGTUA TENTANG PEKAN IMUNISASI NASIONAL POLIO 2016

05.03.2016
Indonesia telah dinyatakan bebas polio bersama dengan negara-negara anggota Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) di Asia Tenggara pada bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut, dan untuk mewujudkan Dunia Bebas Polio, Indonesia perlu melakukan imunisasi polio tambahan yaitu Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada tanggal 8-15 Maret 2016.

Penyakit polio adalah penyakit yang sangat menular yang menyerang anak balita dan disebabkan oleh virus polio. Virus ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, dan dapat menyerang susunan saraf pusat serta dapat menimbulkan kelumpuhan. Penyakit polio tidak ada obatnya, namun dapat dicegah dengan imunisasi polio. Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat efektif untuk mencegah penyakit polio.

Dimana dilaksanakan PIN Polio?
Tempat Pemberian Imunisasi dilaksanakan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Pondok Bersalin Desa (Polindes), Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Puskesmas Pembantu (Pustu), klinik swasta dan rumah sakit serta pos pelayanan imunisasi lainnya di bawah koordinasi Dinas Kesehatan setempat.

Apakah imunisasi polio oral (OPV) aman?
Imunisasi polio oral merupakan imunisasi yang sangat aman. Imunisasi polio telah digunakan pada sekitar 2,5 miliar anak di seluruh dunia. Imunisasi polio ini juga telah menurunkan angka kejadian penyakit polio sekitar 99%.

Bagaimana pemberian imunisasi polio oral?
Imunisasi polio oral diberikan melalui tetesan, sebanyak 2 tetes ke dalam mulut anak. Anak akan menyukai imunisasi ini karena rasa yang manis.

Siapa yang perlu mendapat imunisasi polio oral?
Anak sehat berusia 0-59 bulan, perlu mendapat imunisasi polio oral, tanpa memperhatikan imunisasi polio sebelumnya. Bila anak telah mendapat imunisasi polio oral beberapa waktu sebelumnya atau imunisasi polionya sudah lengkap, tetap perlu mendapat imunisasi polio oral.

Bagaimana bila anak sedang sakit?
Bila anak sedang batuk pilek tanpa demam, anak tetap BOLEH mendapat imunisasi polio oral. Bila anak sedang demam atau sakit berat lainnya, maka imunisasi polio oral DITUNDA. Imunisasi polio diberikan setelah anak sembuh, mengingat PIN berlangsung sampai tanggal 15 Maret 2016.

Anak balita yang imunisasi polio sudah lengkap, apakah perlu PIN Polio?
Anak balita yang imunisasi polio sudah lengkap, PERLU dan HARUS mendapat imunisasi polio oral saat PIN Polio. Imunisasi polio akan melindungi usus anak dan mengeluarkan virus polio liar yang mungkin ada dalam usus anak. Virus polio liar yang keluar dari usus akan mati dalam beberapa hari. Bila semua anak mendapat imunisasi polio oral secara bersama di seluruh dunia, maka virus polio akan dapat dihilangkan dari muka bumi.

Apa manfaat PIN polio bagi anak?
PIN Polio akan meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap polio. Selain itu, dengan ikut PIN Polio, orangtua berperan aktif dalam membasmi virus polio. Contoh penyakit infeksi yang telah berhasil dibasmi adalah penyakit cacar pada tahun 1979. Semoga virus polio ini juga dapat dibasmi, sehingga tidak ada lagi anak di seluruh dunia yang lumpuh akibat penyakit polio.

Penulis : Hartono Gunardi
             Ikatan Dokter Anak Indonesia

Jumat, 04 Maret 2016

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia Memanggil...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia memanggil putra - putri terbaik bangsa untuk mengisi jabatan sebagai berikut:


Ternyata 15 Broadcast Berita Kesehatan ini HOAX

Tabloid-Nakita.com- Sering mendapatkan berita kesehatan tak jelas di sosial media. Hati-hati jangan percaya sepenuhnya karena banyak juga yang tidak jelas sumber dan referensinya aliasHOAX. Berikut 15 berita kesehatan HOAX yang banyak bertebaran di sosial media.Berikut beberapa berita tersebut:

1. Makan Mi Instan dan Cokelat Bersamaan Bikin Keracunan

Keracunan akibat makanan memang bisaterjadi. Tapi benarkah makan mi instan dan cokelat bersamaan bisa memicu keracunan? Apalagi sampai lima panca indranya mengeluarkan darah. Konon mi mengandung arsenic pentoxide dan reaksi kimia dari cokelat menyebabkan berubah jadi arsenik trioxide.
Mi instan yang dijual di pasaran tidak adayang ditemukan mengandung racun arsenik. "Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, disimpulkan bahwa produkmi instan yang terdaftar dan beredar di Indonesia memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku, serta dinyatakan aman untuk dikonsumsi," tegas Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc yang saat itu Kepala BPOM RI.

2. Minum Air Dingin Usai Makan Picu Kanker

Disebutkan dalam pesan yang beredar, minum air dingin usai makan bisa memicu kanker. Karena air dingin bisa memadatkan minyak dalam makanan sehingga lama-kelamaan akan melapisi usus dan menyebabkan kanker.Tidak ada bukti yang mendukung pesan tersebut. Apalagi menurut BBC Science and Nature, panas alami di perut akan membuat semua makanan yang masuk memiliki temperatur yang sama. Meskipun seseorang minum es, dinginnya es tidak akan bertahan lama di lambung.

3. Virus HIV Dimasukkan ke Pembalut

Kabar penularan HIV melalui aneka media sangat sering menyebar. Salah satunya penularan melalui pembalut yang telah dipapar virus HIV sebelumnya.
Padahal jelas, virus HIV butuh inang karena tidak akan bisa hidup lama di luar tubuh atau inang. Sementara pembalut tidak bisa menjadi inang bagi virus HIV

4. Sesuap Lele Mengandung 3.000 Sel Kanker

Di jejaring sosial, banyak beredar informasi yang menyebut lele sebagai ikan paling jorok. Dalam sesuap daging ikan lele, terkandung 3.000 sel kanker.
Fakta ikan lele rendah kolesterol. Ikan lele yang beredar di pasaran umumnya dibudidayakan di kolam-kolam, yang mestinya bisa dikendalikan agar bebas dari pencemaran. "Saat ini belum ada penelitian yang menyatakan jika memakan lele dapat memicu kanker," tegas dr Dradjat R Suardi, SpB(K)Onk, ahlikanker dari Perhimpunan Onkologi Indonesia.

5. Makan Sayap dan Ceker Ayam Bisa Picu Kanker

Konon salah satu pemicu munculnya kanker payudara dan kanker seviks adalah karena konsumsi ceker dan sayapayam. Sebab sayap ayam merupakan bagian paling sering disuntik, sedangkanceker ayam tempat menimbun 'end product' antibiotik dan turunan 'second hormonal'.
"Belum ada buktinya, itu kan baru asumsi. Umur ayam itu kan pendek sampai dia dipotong, kalau dipotong obathormonnya itu masih ada atau belum habis lalu dimakan menyebabkan kanker,sampai sekarang belum ada buktinya," kata dr Ramadhan, SpBOnk.

6. Makan Bayam dan Tahu Bersamaan Bisa Picu Kista

Beredar informasi yang mengatakan bahwa mengonsumsi keduanya secara bersamaan bisa memicu kista pada organ reproduksi perempuan. Kabar ini ditampik ahli kandungan. "Bayam dan tahu? Enggak ah, setahu saya nggak ada hubungannya tuh (dengan kista)," kata dr Damar Prasmusinto, SpOG.
Umumnya ada 2 penyebab kista yang sering dijumpai dan keduanya jarang berhubungan dengan makanan. Pertama adalah bawaan lahir, sedangkan yang kedua adalah endometriosis atau pertumbuhan yang tidak normal di lapisan endometrium.

7. Cek Kesehatan Ginjal dengan Jengkol

Pesan terkait cara mengecek kesehatan ginjal menyebar. Cara yang dianjurkan dalam pesan itu adalah dengan makan jengkol, setelah itu cium aroma kencingnya. Jika tidak bau berarti ginjal bermasalah.
Cara ini tidak dianjurkan. Karena terlalu banyak makan jengkol tidak baik lantaranmakanan ini mengandung asam jengkolat atau jengkolic acid. Di ginjal, asam ini bisa mengkristal dan membentuk batu ginjal.

8. Lemon Lebih Hebat dari Kemoterapi

Kabarnya air yang berisi irisan lemon memiliki manfat luar biasa dalam membunuh sel kanker. Konon manfaat air air berisi irisan lemon itu bahkan lebihhebat dari kemoterapi.dr. Andhika Rahman SpPD mengatakan lemon memiliki kandungan vitamin E, vitamin C serta antioksidan memang dipercaya sebagai antikanker. Namun kandungan itu juga dimiliki beberapa buah-buahan lainnya. "Tetapi tidak haruslemon, buah atau sayuran lainya juga bisa," terangnya.

9. Udang + Vitamin C = Meninggal

Kabar konsumsi udang berbarengan dengan vitamin C bisa berujung kematianpernah menyebar. Padahal meski ada indikasi kontaminasi logam berat dan zatkimia pada produk perikanan, seperti pada udang, tidak akan langsung sebabkan keracunan.
Proses kimiawi udang dengan vitamin C tidak memiliki dasar yang jelas. Sementara itu, konsumsi vitamin C yang dianjurkan setiap harinya adalah sekitar 100 mg/hari. Jika berlebihan maka dampaknya malah bisa menyebabkan batu pada ginjal.

10. Peringatan Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi

Imbauan untuk berhati-hati memilih pasta gigi sering beredar di jejaring sosial. Disebutkan, Green : Natural. Blue :Natural + Medicine. Red : Natural + Chemical composition. Black : Pure Chemical. Bahkan ada yang secara gamblang menyebut kode hijau adalah yang terbaik.
Namun sebenarnya kandungan dalam pasta gigi, terutama bahan aktif, seharusnya sudah tercantum dalam kemasan. Fluoride dan berbagai jenis bahan aktif lain sering ditambahkan sesuai kebutuhan pasien. Contohnya HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate untuk gigi sensitif, serta zinc citrate untuk kesehatan gusi.

11. Bumbu Mi Instan yang Dimasak Picu Kanker

Broadcast message menyebut mi instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya. Sebab monosodium glutamat(MSG) berpotensi jadi karsinogen pencetus kanker jika dimasak dengan suhu di atas 120 derajat Celcius.
Ini merupakan kabar yang tidak jelas asalnya. Selama konsumsinya masih dalam batas aman, MSG tidak membahayakan. Nutrisionis Rita Ramayulis, DCN, MKes menyebut penggunaan MSG atau bumbu penyedap yang disarankan maksimal seperempat sendok teh dalam setiap penggunaannya.

12. Lintah Masuk ke Perut Melalui Kangkung

Pesan berisi imbauan agar berhati-hati saat memasak kangkung karena bisa jadilintah yang bersembunyi di batang kangkung ikut termakan dan bersemayam di dalam usus sering beredar. Benarkah?
"Kalau lintah sepertinya nggak bisa ya. Kena asam lambung pasti mati. Parasit ditubuh manusia memang ada. Umumnya telur cacing yang masuk ke tubuh, bermanifestasi di usus halus," terang Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)

13. Deteksi Kerupuk yang Digoreng dengan Campuran Plastik

Kabar makanan yang digoreng dengan campuran plastik kerap terdengar. Di jejaring sosial pun beredar cara membedakan kerupuk yang digoreng dengan plastik dan yang tidak dengan cara dibakar.Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Olahan BPOM, Ratmono, membantah informasi yang mengatakan bahwa kerupuk yang menyala saat dibakar pasti digoreng mengunakan plastik. Menurutnya, semua kerupuk kalau dibakar pasti akan menyala dan berubah menjadi hitam.

14. Tusuk Jari dengan Jarum untuk Bantu Pasien Stroke

Pesan berantai menyebut menusukkan jarum pada jari-jari pasien stroke dan kemudian mengeluarkan darahnya satu-dua tetes bisa membantu. Penusukan juga bisa dilakukan di area bawah daun telinga. Konon ini bisa melancarkan dan membantu oksigen masuk ke tubuh pasien.Penusukan jarum nyatanya hanyalah untuk membuat pasien tetap sadar dan bukan pertolongan pertama pada pasien stroke.

Sumber: peduli nutrisi
Ref : https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1189994254348143.1073741830.256136974400547&type=3

Program Pendidikan Guru Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Quran

Pertama di Indonesia
Program Pendidikan Guru
Tahfizh Anak Usia Dini
Sahabat Quran

Insya Alloh, dibuka pendaftaran angkatan pertama program Pendidikan Guru Tahfiz Anak Usia Dini (TAUD) selama 3 bulan di Islamic Center Wadi Mubarak, Megamendung, Bogor.

Mengundang para muslimah menjadi kader guru dan para pengelola lembaga pendidikan untuk mengirimkan kader guru pembimbing program hafalan.

Alumni program ini terlatih untuk membimbing siswa anak usia dini (3-7 tahun) hafal Alquran 30 Juz.

Peserta program akan dibimbing dan dilatih untuk:
- Lancar membaca Alquran
- Metode & Bimbingan Hafalan
- Manajemen Kelola Kelas
- Kompetensi & Karakter Guru

Fasilitas terbaik untuk peserta:
- Gratis Biaya Pendidikan
- Asrama dan Makan
- Ijazah dan Bahan Ajar

Cara Pendaftaran:
Kirim Foto, Nomer HP Aktif yang bisa dihubungi, Daftar lengkap Riwayat Hidup (CV), Ijazah Terakhir, Surat Rekomendasi Lembaga/Tokoh/Ormas, melalui email ke: taudsaqu@yahoo.com

Paling akhir email diterima tanggal 25 Maret 2016. Calon peserta yang memenuhi syarat administrasi akan dihubungi via telepon untuk mengikuti seleksi dan interview di Wadi Mubarak Bogor.

Peserta terbatas hanya 30 muslimah calon guru. Program akan dimulai April 2016.

Informasi Pendaftaran:
Ustadz Moh.Ruslan
0812-8626-0164
0877-7091-4186
Kantor 0251-8257944
FB: ic.wadimubarak
www.wadimubarak.com

Silahkan dishare untuk umat yang membutuhkan...

Lowongan Dosen UAD Jogja

Silakan mendaftar